Pengertian dan Fungsi kapasitor – Capasitor function

Pengertian dan Fungsi kapasitor. Beberapa waktu yang lalu saya sudah mulai berbagi ilmu electronika dasar yang saya ketahui dengan membahas komponen dasar electronik yaitu Rangkaian Lampu LED. Sebenarnya masih banyak komponen-komponen dasar electronika yang harus di mengerti dan pahami agar kita mahir dalam bidag electro. Dalam kesempatan kali ini saya akan membahas Pengertian dan Fungsi kapasitor. Selain kapasitor nama lainnya adalah condensator. Komponen ini seperti halnya resistor juga termasuk dalam kelompok komponen pasif,yaitu jenis komponen yang bekerja tanpa memerlukan arus panjar.

Kapasitor merupakan komponen elektronika yang berfungsi sebagai penyimpan muatan listrik selain itu kapasitor juga dapat digunakan sebagai penyaring frekuensi. Kapasitas kapasitor dalam kemampuannya menyimpan muatan listrik disebut Farad (F). Kapasitor memiliki berbagai macam bentuk dan ukuran tergantung dari kapasitas, tegangan kerja, dan lain sebagainya. Adapun jenis-jenis kapasitor seperti pada gambar dibawah ini :

fungsi-kapasitor

Menurut Polaritasnya

  • Kapasitor Polar. Memiliki polaritas (+) dan (-).Dalam pemasangannya harus diperhatikan polaritasnya dan tidak boleh dipasang terbalik. Pada bodynya terdapat tanda polaritasnya untuk menandai kaki yang berpolaritas (+) atau (-).
  • Kapasitor Non Polar(Bipolar Capasitor). Jenis kapasitor ini bisa dipasang bolak-balik.

Menurut Bahan Pembuatannya
Kapasitor pada dasarnya adalah 2 buah lempeng logam(dielectric) yang dipisahkan oleh sebuah bahan isulator. Nah,bahan isulator inilah yg menentukan nama kapasitor tersebut. Menurut bahan pembuatannya jenis2 kapasitor adalah :

  • Kapasitor Elektrolit ? isolatornya dibuat dari bahan elektrolit
  • Kapasitor Mika ? bahan isolatornya dibuat dari mika
  • Kapasitor Udara ? bahan isolatornya dibuat dari udara.
  • Kapasitor Kertas,tantalum,milar,dsb.

Menurut Ketetapan Nilainya

  • Kapasitor Tetap/permanen. Nilai kapasitasnya tidak bisa diubah-ubah.
  • Kapasitor Variable atau sering juga disebut VC atau Varco (variable capasitor). Kapasitor jenis ini bisa kita ubah-ubah nilainya.

Adapun simbol untuk kapasitor adalah seperti pada gambar dibawah ini

Simbol-bentuk-Kapasitor

Elco-Capacitor

Nilai kapasitor dapat kita lihat pada tulisan yang terdapat pada body-nya, seperti gambar diatas kapasitor memiliki nilai 22 uF/450 V artinya nilai kapasitor itu adalah 10 mikro Farad dan bisa bekerja pada tegangan maximal 450 V,jika melebihi 450 V maka kapasitor ini akan mengalami ‘break down’ alias mati atau rusak.
Farad adalah satuan nilai kapasitas dari kapasitor.
1 uF ? 1 mikro Farad = 1 x 10 pangkat (-6) Farad = 0.000001 Farad
1 nF ? 1 nano farad = 1 x 10 pangkat (-9) Farad
1 pF ? 1 piko Farad = 1 x 10 pangkat (-12) Farad

capasitor non polar

Untuk kapasitor yang nilai kapasitasnya di bawah 1 uF  seperti gambar diatas biasanya nilai kapasitasnya dituliskan dalam kode angka.
Contoh :
1. 104 ? 10 x 10 pangkat 4 (dalam satuan piko Farad) = 100000 pF atau 100 nF atau 0.1 uF
2. 222 ? 22 x 10 pangkat 2 (pF) = 2200 pF atau 2.2 nF
* caranya adalah kita tulis ulang 2 angka pertama,kemudian kita kalikan dengan 10 pangkat angka terakhirnya.
3. 4n7 ? 4.7 nano Farad
4. 2p5 ? 2.5 piko Farad

Itulah beberapa penjelasan, Pengertian dan Fungsi kapasitor. Semoga penjelasan diatas bisa bermanfaat dan membantu anda yang belajar electronika.

Hasil pencarian dari :

  • yhs-004 (136)
  • fungsi kapasitor milar (39)
  • macam macam kapasitor dan fungsinya (21)
  • fungsi kapasitor (16)
  • macam-macam kapasitor (13)
  • kapasitor menurut polaritasnya (10)
  • kapasitor milar 330nf/450 volt (7)
  • cari gambar kapasitor 1 nf (2)
  • fungsi kapasitor milar 474/250v (1)
  • nama resistor dan pungsinya (1)
Jika artikel diatas bermanfaat bagi anda, jangan lupa menulis komentarnya dan subscribing to the RSS feed TERIMA KASIH

One Response to Pengertian dan Fungsi kapasitor – Capasitor function

  1. Kapasitor adalah suatu komponen elektronika yang berfungsi untuk menyimpan arus listrik dalam bentuk muatan. sebuah kapasitor pada dasarnya terbuat dari dua buah lempengan logam yang saling sejajar satu sama lain dan diantara kedua logam tersebut terdapat bahan isolator yang sering disebut dielektrik.Bahan dielektrik tersebut dapat mempengaruhi nilai dari kapasitansi kapasitor tersebut. adapun bahan dielektrik yang paling sering dipakai adalah keramik, kertas, udara, metal film dan lain-lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *